Trik Marketing yang Cerdik Tapi Licik, Strategi Pemasaran yang Menjebak

3. Membuat klaim palsu

“Remaja super jenius ini telah menemukan formula ajaib yang terbukti dapat menurunkan berat badan 30 kg hanya dalam waktu seminggu.” sering baca narasi serupa ini kan

Kadang klaim palsu dari sebuah produk menjadi tidak masuk akal. Namun ada juga konsumen yang terjerat. Melebih-lebihkan khasiat dari sebuah produk, ini trik marketing licik yang mereka gunakan untuk memanfaatkan obsesi Anda terhadap fungsi atau khasiat dari produk tersebut.

4. Penurunan harga yang palsu

“Segera borong barang ini, diskon hingga 70%.”

Anda harus mengetahui harga lama atau harga sebelumnya sehingga Anda dapat mengetahui dengan mudah trik semacam ini. Seringkali perubahan yang terjadi justru pada harga lama yang dinaikkan terlebih dahulu.

Hm anggaplah kemarin harganya naik 70 % ketika toko tutup. Lalu diturunkan lagi ke harga normalnya saat toko buka. Kemudian ditulis seolah-olah barang telah diskon.

5. Memudahkan untuk mendaftar dan sulit untuk membatalkan.

“Cukup dengan menjentikkan jari untuk mendaftar namun jika ingin berhenti berlangganan Anda harus push up dengan satu jari.”

Begitulah kira-kira kerumitan yang didapatkan jika kita ingin berhenti dengan sebuah layanan. Dan untuk membatalkan atau berhenti berlangganan, kadang konsumen itu seperti tengah mendapatkan sanksi.

Pemasar tidak menginginkan Anda mudah untuk terputus dengan layanan mereka. Anda diharapkan untuk tetap menjadi pelanggan yang loyal, berlangganan dan tetap menggunakan produk mereka, dan tentu saja tetap mengeluarkan uang Anda untuk mereka.

Penurunan daftar pelanggan, ini yang ditakutkan oleh perusahaan. Mereka mengharapkan penjualan terus bertumbuh seiring waktu dan mencetak laporan perusahaan yang gemilang diakhir bulan. Dengan anda yang tetap berada didalamnya.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *