zatlog

Catatan yang Memiliki Makna Dihati dan Menempati Ruang Dipikiran

Bisnis dan Karir

9 Alasan Kenapa Perusahaan Besar Suka berutang

Kenapa perusahaan besar suka berutang padahal mereka dianggap sudah cukup mapan dan memiliki penghasilan yang besar?

Utang seringkali dianggap negatif. Tanda ketidakmampuan dan kelemahan finansial. Tapi faktanya perusahaan besar dengan penghasilan mereka yang tinggi tetap memelihara bahkan mengembangkan utang mereka.

Penggunaan utang untuk usaha kecil hingga menengah adalah hal yang biasa. Beberapa alasan dari pembiayaan lewat utang itu juga sebagian besar kita sudah cukup paham. Tetapi yang banyak dari kita tidak habis pikir adalah kenapa perusahaan besar bahkan yang kita anggap sudah cukup mapan dengan penghasilan mereka yang besar masih suka berutang? Mengapa perusahaan besar itu tidak menggunakan keuntungan perusahaan, ekuitas atau kekayaan mereka sendiri untuk melakukan pembiayaan?

Kita harus memperoleh pemahaman yang baik tentang ini sebelum buru-buru mengambil langkah yang sama.

1. Kepemilikan utang mencerminkan adanya kepercayaan terhadap sebuah perusahaan.

Utang tidak selamanya negatif. Kadang dia menyiratkan kepercayaan. Perusahaan dengan pinjaman mereka yang besar biasanya merupakan perusahaan yang memiliki tata kelola keuangan yang baik dan memiliki potensi pertumbuhan yang besar di masa mendatang.

Mengajukan utang membutuhkan proses yang cukup ketat yang membutuhkan pengetahuan tentang rencana bisnis, proyeksi pertumbuhan, dan pemahaman mendalam tentang bisnis perusahaan tersebut dan kemampuan sebuah perusahaan..

Jika bank atau lembaga pembiayaan bersedia memberikan pinjaman besar untuk sebuah perusahaan, hal itu menunjukkan bahwa mereka percaya bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan yang kuat, memiliki potensi yang besar untuk terus tumbuh dan berkembang. Karena bank tidak akan mau memberikan pinjaman besar kepada perusahaan yang lemah dan memiliki prospek yang suram.

2. Menggunakan utang lebih hemat daripada ekuitas

Ekuitas adalah hak, modal atau kekayaan entitas bisnis dihitung dengan jumlah aset dikurangi dengan liabilitas atau kewajiban. Ekuitas bisa disebut kekayaan bersih perusahaan

Saat kita bertanya mengapa perusahaan tidak menggunakan dana dari ekuitas mereka untuk pembiayaan ketimbang menggunakan pinjaman dengan konsekuensi bunga? Atau mengapa perusahaan yang kemungkinan besar bisa mengumpulkan dana tambahan dari investor jika mau, tapi malah memilih untuk berutang?

Karena dalam hitung-hitungan bisnis, untuk perusahaan yang sedang bertumbuh dengan cepat , hal ini karena utang merupakan bentuk pembiayaan yang justru lebih murah dan menguntungkan daripada ekuitas.

Perlu diketahui tingkat pertumbuhan nilai ekuitas dapat lebih besar daripada biaya pinjaman utang. Ketika sebuah perusahaan mengeluarkan utang, mereka cukup diharuskan membayar kepada pemegang utang itu sejumlah bunga tertentu setiap tahun selama jangka waktu tertentu hingga pokok dilunasi. Namun ketika sebuah perusahaan menerbitkan ekuitas itu berarti memberikan persentase keuntungan untuk selamanya kepada para investor. Karena setelah utang dilunasi, ekuitas tetap beredar kecuali di beli kembali oleh perusahaan yang biasanya memerlukan persetujuan pemegang saham. Dan ini bisa mengurangi persentase yang didapat, apalagi jika para investor ini menuntut persentase yang cukup tinggi,

Salah satu alasan utama untuk berada dalam bisnis adalah untuk mendapatkan tingkat keuntungan yang tinggi. Dengan memanfaatkan bisnis menggunakan utang adalah cara yang konsisten untuk membangun nilai ekuitas bagi pemegang saham.

3. Strategi keuangan untuk mengurangi beban pajak.

Utang cukup berpengaruh dalam mengurangi besaran pajak. Biaya utang sebenarnya lebih rendah setelah pajak. Dan bunga utang dapat dikurangi untuk tujuan pajak. Ini dianggap merupakan penghematan pajak.

Banyak perusahaan yang melakukan strategi ini untuk mengurangi beban pajak mereka. Ketika perusahaan memiliki besaran utang yang tinggi maka tingkat bunganya yang tinggi dapat menurunkan beban pajak secara signifikan.

Hal ini sebenarnya bisa dianggap sebagai rekayasa pajak. Apalagi jika perusahaan tersebut akhirnya sama sekali tidak membayar pajak karena bunga pinjamannya yang sudah terlampau tinggi

4. Utang dapat tetap memperkuat posisi pemilik dalam perusahaan

Alasan lain kenapa perusahaan besar masih suka berutang adalah karena dengan memperoleh dana melalui utang, para pemegang saham dapat mempertahankan kendali mereka atas perusahaan tersebut dengan sekaligus membatasi investasi yang mereka berikan.

Namun jika pembiayaan ekuitas yang digunakan, mungkin dapat memberi investor posisi atau mungkin sebagian kewenangan dalam perusahaan. Pinjaman tidak memberikan kepemilikan saham dan tidak menyebabkan perubahan pada posisi ekuitas pemilik dalam bisnis. Dengan demikian hutang dapat digunakan untuk mempertahankan kendali, bisnis tetap pada manajemen bisnis.

5. Utang dapat memberi keuntungan yang lebih besar dibandingkan ekuitas.

Jika sebelumnya di atas disebutkan jika pembiayaan dengan utang lebih murah daripada ekuitas, maka dengan utang, perusahaan dapat memaksimalkan pertumbuhan laba dan nilai pemegang saham. Karena utang memberikan leverage yang lebih besar kepada perusahaan yang mengalami pertumbuhan. Hal ini dapat meningkatkan kinerja keuangan perusahaan tersebut dan memberikan keuntungan besar bagi perusahaan.

6. Utang dapat membantu perusahaan membangun kredibilitas

Penilaian terhadap kredibilitas dan tingkal disiplin yang tinggi membantu perusahaan membqngun profil keuangan yang baik. Utang juga membantu perusahaan membangun hubungan dengan lembaga keuangan. Akhirnya karena sebagian besar perjanjian utang memiliki pelaporan dan perjanjian keuangan ini membantu perusahaan untuk mempertahankan disiplin keuangan.

7. Utang dapat menjadi sumber modal pertumbuhan.

Bagi banyak perusahaan utang merupakan bagian penting dari struktur keuangan mereka. Utang dapat digunakan untuk membiayai berbagai macam kegiatan bisnis termasuk modal kerja. Untuk meningkatkan jumlah aset perusahaan dalam berbagai bentuk seperti properti peralatan, produksi maupun investasi. Inilah yang menjadi salah satu alasan perusahaan suka berutang.

8. Untuk menjaga arus kas tetap kuat

Utang masuk akal saat arus kas kuat. Dalam hal ini utang dapat digunakan untuk membantu bisnis fokus pada tugas-tugas yang berorientasi pada pertumbuhan. Dan memajukan perusahaan lebih cepat

9. Utang dapat membantu perusahaan mengembangkan bisnis atau ekspansi

Ini mungkin alasan yang paling umum, Dan juga berlaku untuk usaha kecil dan menengah. Namun ini adalah yang paling sering menjadi alasan utama perusahaan suka berutang. Termasuk untuk perusahaan besar yang mungkin kita anggap memiliki penghasilan besar. Patut diketahui tidak semua perusahaan besar memiliki modal yang cukup untuk melakukan ekspansi.

Demikianlah beberapa alasan kenapa perusahaan suka berutang.Jika Anda memiliki perusahaan yang sedang bertumbuh, berutang bisa menjadi cara terbaik untuk mempercepat pertumbuhan dan mengembangkan bisnis Anda. Namun tentu saja dibutuhkan evaluasi yang cermat terhadap keadaan dan prospek bisnis Anda sebelum mengambil langkah mengajukan pinjaman. Meskipun memiliki utang bisa mendatangkan keuntungan untuk perusahaan namun jika tidak dilakukan secara tepat maka memiliki banyak utang juga memiliki resiko bahkan bisa mendatangkan masalah bagi perusahaan,

Baca : Kerja Keras Tidak Bisa Membuat Anda Kaya

Asria Ali

Sedang menulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *